Tampilkan postingan dengan label your self. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label your self. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2019

Mencintai yang Saya: Sebuah Konsep Jatuh Cinta

Sudah beberapa malam ini saya terserang insomnia. Tahu insomnia? Kalau tahu, baguslah. Kalau tidak tahu, silakan cari tahu sendiri. Untuk serangan ini sebenarnya saya tahu penyebabnya, tetapi solusi untuk mengobati yang agaknya baru bisa terlaksana dalam waktu yang tidak dekat, membuat saya tidak juga dapat tidur kalau matahari belum mengintip di timur sana.

Saya paham betul, tidak semua situasi mampu saya damaikan satu per satu. Pasti ada saja satu-dua yang saya musuhi. Ada satu-dua yang saya tidak senangi. Dan ada

Senin, 28 Januari 2019

Jatuh ya Jatuh, Kalau Sudah Cinta Memangnya Bisa Apa?

Apa isi tulisan kali ini?

Sebenarnya ini lebih ke curhatan. Eh, bukaaan. Ini hanya lebih ke sudut pandang saja. Tidak ada curhatan seperti bisa (emangnya biasa saya curhat ya?). Oke, oke, sekarang kita serius. Benaran serius? Maaf, nanti aja deh, kalau saya sudah cukup umur buat bisa diajak serius. Lho, kok malah ngelantur ya.

Sabtu, 05 Januari 2019

4 Hal Ini Bisa Membuatmu Menghindari Patah Hati


Remaja terkadang identik dengan perkara jatuh cinta atau patah hati. Beberapa orang yang sedang dirundung patah hati pun tak jarang merasa hampa, tidak mood melakukan apa pun, bahkan kehilangan semangat hidup. Tapi sayangnya waktu masih terlalu panjang untuk kita berputus asa dan mengurung diri pada ruang kesedihan.

Beberapa hal ini mungkin bisa membantu kita untuk menghindari patah hati:

Minggu, 11 Maret 2018

Berani Jatuh Cinta, Berani Patah Hati!


Banyak anak muda—terutama di kalangan remaja—yang sering kali merasa hampa saat putus cinta. Lantas apa dunia akan berakhir hanya karena selembar kisah itu sobek? Tentu saja tidak. Masa depan masih membentang dan terlalu sayang jika berakhir dikarenakan hal sepele.
Apa jatuh cinta itu salah?

Tentu tidak. Tak ada yang menyalahkan kita karena jatuh cinta. Cinta itu fitrah, dan semua orang pasti akan merasakannya.

Terus di mana salahnya?