Tampilkan postingan dengan label sudut pandang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sudut pandang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2019

Yang Namanya Tulisan Tentu Ada Isinya, Tidak Kosong


Apa itu tulisan? Tentu sesuatu yang memiliki isi, bukan? Jika tidak berisi atau kosong, maka apa masih disebut tulisan? Sama seperti saat kita membaca tulisan ini. Saya menyebutnya tulisan karena orang lain membacanya. Meski tidak ada yang membaca, karena sudah terlanjur ditulis, maka ini tetap saja disebut tulisan.

Saya bertanya-tanya sendiri: Kenapa terkadang ada saja seseorang yang mempermasalahkan dengan tulisan yang tak berisi atau tidak memiliki pesan/amanat di dalamnya? Benarkah demikian?

Selasa, 29 Januari 2019

Lebih Baik Tidur, daripada Buta

Ada begitu banyak jendela, seperti kamu tinggal di rumah tempat berlibur, tentu rumah itu tidak hanya akan memiliki satu jendela agar kamu bisa melihat sisi barat, utara, timur, dan selatan. Di setiap ruangan, kamu akan menemukan jendela-jendela yang membuatmu tidak perlu keluar rumah untuk bisa menyaksikan panorama alam.

Senin, 28 Januari 2019

Jatuh ya Jatuh, Kalau Sudah Cinta Memangnya Bisa Apa?

Apa isi tulisan kali ini?

Sebenarnya ini lebih ke curhatan. Eh, bukaaan. Ini hanya lebih ke sudut pandang saja. Tidak ada curhatan seperti bisa (emangnya biasa saya curhat ya?). Oke, oke, sekarang kita serius. Benaran serius? Maaf, nanti aja deh, kalau saya sudah cukup umur buat bisa diajak serius. Lho, kok malah ngelantur ya.

Sabtu, 26 Januari 2019

Berteman Saja, Tidak Perlu Mendeteksi Ketulusan Seseorang

Saya sering bertanya-tanya, kenapa beberapa orang yang saya kenali sering kali memiliki tatapan curiga. Menatap teman seperjuangannya atau teman ngobrolnya seolah-olah mereka tidak aman. Begitu berjaga-jaga kalau saja ada pisau yang ditusukkan kepada mereka tanpa mereka sadari. Padahal yang saya lihat semuanya baik-baik saja. Tidak ada gerakan mencurigakan. Kalaupun ada, ya paling saya biarkan. Toh, semua orang sering kali bersikap tidak sesuai dengan apa yang diucapkannya atau isi hatinya tidak sesuai dengan apa yang ditampilkannya. Itu lumrah saja!